Logo MAN 2 Ponorogo
BEJI SIRAH KETENG
sign_language
/
Katalog Monolit Arkeologi No. BSK-01/KALAMAKARA | MATARAM KUNO-KEDIRI TRANSISI

Monolit Utama Kalamakara Sirah Keteng

Dokumentasi digital morfologi kepala raksasa andesit tunggal berkarakter transisi Jawa Kuno, memadukan fungsi sakral pelindung mata air dan ornamen apotropaik penolak bahaya.

straighten Dimensi: 110–120 × 80–90 × 40–50 cm
scale Massa: ~1.200 kg (1,2 Ton)
Bagian A • Geologi Kuno 01/LITO

Kajian Litologi & Petrografi

Batuan penyusun merupakan andesit porfiritik hipersten berdensitas tinggi (2,68 g/cm³) yang ditambang dari fasies proksimal lereng vulkanik purba Gunung Wilis. Karakteristik matriks mikrokristalin menghasilkan ketahanan luar biasa terhadap erosi hidrologis aliran mata air selama lebih dari 800 tahun.

Bentang / Panjang 110 – 120 cm
Tinggi Arca 80 – 90 cm
Tebal Relief ke Belakang 40 – 50 cm
Estimasi Massa ~1.200 kg (1,2 Ton)
Teknik Pahat Cadas Monolitik:

Dikerjakan dengan teknik tatah sungging monolit tanpa sambungan paku atau pasak morse. Sisa jejak pukulan baji besi runcing berukuran 4 mm teridentifikasi pada area relung telinga dan bagian belakang sungut arca.

menu_book Epigraf Pelindung

Transliterasi Kawi Kuno

"// svasti bhaṭāra kāla mahā-bhairava raksa jaladhāra //"

Makna Liturgis: Salam puja kepada Batara Kala penguasa waktu dan keabadian; tegakkan perlindungan mutlak bagi aliran air suci dari gangguan marabahaya roh bhuta dan kemunduran zaman.

PALEOGRAFI: KADIRI ABAD XII
INTERAKTIF 3D ORBIT AKTIF • 360° Rotasi Morfologi
0 - 100 CM

Memuat 3D Monolit Utama...

LiDAR 3D: Kalamakara
| |
ARCA SIRAH KETENG • DUKUH KRAJAN, DESA BEDINGIN, KEC. SAMBIT Pemindaian 2026
88%
Integritas Fisik Struktur 12% degradasi mikro-rekahan pada sisi labial bawah & taring kiri
STATUS: STABIL
Bagian B • Tata Kelola Air 02/JALA

Fungsi Jaladwara & Sakralitas Tirta

Monolit ini bukan sekadar arca peringatan, melainkan jaladwara (saluran pancuran air suci) aktif. Rongga silindris di dasar tenggorokan kala terhubung langsung dengan akuifer mata air vulkanik yang dialirkan menuju bilik pemandian pemurnian (patirthan amritha).

Dinamika Debit Purba 42 Liter/Menit
Hulu: Candi Sendang Hilir: Saluran Sirah

Secara kosmologis masyarakat agraris kuno Wengker (Ponorogo purba), air yang keluar melewati mulut Kala dianggap telah terbebas dari racun duniawi (sarwa visa hara), siap menyuburkan sawah karesian.

biotech Laboratorium Cagar Budaya

Protokol Konservasi Biologis

Penanganan mikroorganisme pelapuk (biodeteriorasi) pada matriks andesit yang terpapar kelembapan nisbi 82%:

Pembersihan Mekanis Kering Sikat ijuk halus bebas kawat untuk lumut kerak (Lichenes crustaceous).
Aplikasi Biosida Minyak Atsiri Formulasi cengkeh (Syzygium aromaticum) 2,5% tanpa senyawa klorin aktif.
Monitoring Dealkalisasi Uji pH permukaan air berkala di ambang netral 6,8 - 7,2.
AGENSI: BPK WILAYAH XI JATIM AUDIT: Q3-2024
Arsip Komparasi Arkeologi

Penampang Relung & Analisis Spasial Monolit Sirah Keteng

KOMPARASI A CANDI BELAHAN

Kalamakara Belahan (Pasuruan)

Karakter pahatan lebih halus bergaya Airlangga abad XI. Rahang bawah hilang dengan mulut menyemburkan air lurus ke kolam permaisuri.

Andesit Halus Massa: 3.2 Ton
ARTEFAK SAAT INI
SUBJEK UTAMA BEJI SIRAH KETENG

Kalamakara Sirah Keteng (Ponorogo)

Ekspresi arkaik peralihan dengan taring ganda melengkung ke atas, hidung singa membulat, dan integrasi lubang vertikal saluran irigasi karesian kuno.

Andesit Porfiritik Massa: ~1,2 Ton
KOMPARASI B CANDI JAGO

Kala Singhasari (Malang)

Detail ornamen sulur-suluran lebih padat dan geometris. Berfungsi murni sebagai hiasan ambang pintu candi (lintel), tanpa fungsi saluran air.

Andesit Keras Massa: 2.1 Ton
museum
Eksplorasi Tahap Lanjutan

Lanjutkan Menjelajahi Galeri Dokumentasi

Arsip visual ekskavasi, foto udara drone fotogrametri, dan rekaman lisan.