Logo MAN 2 Ponorogo
BEJI SIRAH KETENG
sign_language
/
MODUL 02 // ANATOMI ARSITEKTURAL ID-KATALOG: BSK-KALA-ARCH.11C
4 ELEMEN TERPISAH
02. KAJIAN MORFOLOGIS PETIRTAAN SUCI PONOROGO

Dekonstruksi Ikonografi Kalamakara Beji Sirah Keteng

Catatan Kuratorial verified

Kombinasi figur Bhoma (Kala) sebagai penolak bala nir-wujud dengan Makara berwujud makhluk akuatik mitologis merepresentasikan harmoni kosmis penolak mara bahaya sekaligus pemurni mata air suci kuno di Dukuh Krajan, Desa Bedingin, Sambit.

+ GRID S-01 + GRID S-04
ELM-01
KOD: SK-KALA.01
SEKTOR APEX
Sirah Kala - Relief Mata Membelalak & Dahi Arca Beji Sirah Keteng
H: 80–90 CM W: 110–120 CM FOTO ASLI • MATA MEMBELALAK
Bagian Mahkota & Kepala

Sirah Kala

Mahkota & Tengkorak Simbolis

Menampilkan pahatan mata melotot membelalak (netra ambalalak) dengan taring atas masif menjulur ke bawah. Dihiasi motif dedaunan sulur runcing khas langgam transisi Jawa Tengahan menuju Jawa Timuran abad ke-11.

Fungsi Kosmik: Bhoma Apotropaic
Keutuhan: 88% Terpreservasi
ELM-02
FOKUS HIDROLOGI
SALURAN AKTIF
Makara & Tirta - Rongga Mulut & Pancuran Jaladwara Beji Sirah Keteng
KANAL JALADWARA DEBIT ALIRAN PURBA FOTO ASLI • SALURAN AIR
Saluran Hidrologi Kuno

Makara & Tirta

Pancuran Sakral Jaladwara

Struktur mulut menganga Makara yang berfungsi sebagai corong keluarnya mata air alami (jaladwara). Desain hidrologi ini menyaring air pegunungan yang mengalir langsung ke kolam petirtaan penyucian.

Status Aliran: Mengalir Alami
Geometri: Kanal Silindris
ELM-03
PETROLOGI: V-AND.9
SPEKTROSKOPI
Tekstur Andesit Porfiritik & Patina Batuan Beji Sirah Keteng
DENSITAS: 2.68 G/CM³ FOTO ASLI • MAKRO TEKSTUR
Materialitas & Erosi

Batu Andesit Kuno

Patina & Pahat Abad ke-11

Komposisi batuan piroklastik andesit kelabu berpori rapat dengan kandungan kuarsa mikro. Lapisan patina lumut kersik (bryophyta) membuktikan kelembapan konstan yang mengawetkan detail goresan pahat tempa besi purba.

Penyebab Aus: Abrasi Tirta 900+ Th
Tipe Batu: Andesit Vulkanik
ELM-04
RAGAM: ORN-SULUR.04
EPIGRAFI & MOTIF
Relief Ragam Hias Sulur Gelung & Mahkota Beji Sirah Keteng
MOTIF: SULUR GELUNG FOTO ASLI • RELIEF MAHKOTA
Ornamen & Epigrafi

Relief Ragam Hias

Pola Sulur & Bingkai Penyangga

Hiasan sekunder berupa dedaunan bergelung spiral (lung-lungan) dan garis geometris penopang monolit. Terdapat goresan samar penanda kalender candrasangkala yang mengindikasikan tahun pemugaran petirtaan.

Tipe Hiasan: Vegetatif Simetris
Inskripsi: Pahatan Kadiri Awal
SINTESIS ARSIP EPIGRAFI

Matriks Komparasi Karakteristik Ikonik

Dokumentasi analitis hubungan simbiotik antara anatomi taring Kala, saluran orisial Makara, dan komposisi batuan dasar Beji Sirah Keteng.

01 water_ph

Mitos 'Kala Mengulum Tirta'

Berbeda dengan candi-candi di Jawa Tengah di mana kepala Kala diletakkan di ambang pintu gapura atas, di Beji Sirah Keteng kepala Kala menyatu secara horizontal dengan dasar petirtaan, menyimbolkan bahwa energi destruktif waktu dimurnikan oleh aliran air abadi (amerta).

LOKASI ARCA: SELATAN JALAN (PINDAH 3X)
02 view_in_ar

Hasil Rekonstruksi 3D LIDAR

Pemindaian dan verifikasi lapangan mengonfirmasi bahwa seluruh kepala Kalamakara dipahat dari satu blok monolit andesit utuh berdimensi 110–120 × 80–90 × 40–50 cm dengan estimasi massa sekitar 1,2 ton (~1.200 kg).

TOTAL MESH: 14.8M POLIGON
03 sanitizer

Protokol Pembersihan Patina

Pembersihan berkala menggunakan pelarut pH netral non-kimiawi diterapkan secara mikroskopik untuk mempertahankan lapisan pelindung silika alami batu, sekaligus membatasi penjalaran lumut kerak perusak mata pahatan Kawi.

SIKLUS RAWAT: TRIWULAN PRESERVASI
museum
Eksplorasi Tahap Lanjutan

Lanjutkan Menjelajahi Lini Masa Sejarah

Kaji kronologi abad ke-11 hingga ke-14 M, ekskavasi kolonial 1930-an, dan revitalisasi kontemporer.